Pro Kontra Konser Lady Gaga

Siapa sih yang tak pernah dengar nama Lady Gaga? Mungkin, jikapun ada, hanya segelintir orang saja yang belum dengar tentang si “Mother Monster” tersebut.

Peraih gelar 5 Grammy Award tersebut selalu tampil eksentrik, baik di atas panggung maupun diluar panggung. Gaya Gothic, Satanic dan Monster menjadi ciri khas dari pelantun lagu “Born This Way” tersebut.

Lady Gaga pun semakin populer tatkala rencana mega konser-nya di Jakarta menuai pro dan kontra dari masyarakat. Ada yang setuju dan mendukung bahkan hingga rela mengantri lama untuk membeli tiket konser yang tidak bisa dibilang murah, ada pula yang menolak dengan berbagai alasan.

Saking peliknya urusan pro dan kontra yang terjadi, bahkan sampai H-7 atau seminggu sebelum rencana konser tersebut diadakan, Polri belum juga memutuskan status perijinan yang diajukan oleh pihak penyelenggara.

Semoga saja, keputusan segera diambil oleh yang berwenang secara fair dengan mempertimbangkan segala aspek dan bukan karena desakan/tekanan/upaya “damai” dari pihak tertentu.

***
Kembali ke masalah pro dan kontra, sepertinya cukup unik untuk dicermati.

Puluhan ribu fans Lady Gaga, rela mengantri dalam waktu yang cukup lama dan bahkan rela merogoh koceknya cukup dalam untuk menebus harga tiket. Tak sedikit pula para pengantri tiket yang berdandan ala Lady Gaga. Hmmm … Sebuah loyalitas yang patut diacungi jempol. Demi seseorang yang dikagumi, rela melakukan apa saja. Hebat!!!!

Namun disisi lain, golongan yang menolak pun tak mau berdiam diri. Spanduk penolakan pun di bentangkan. Demo!

Dari beberapa alasan penolakan yang dikemukakan, ada beberapa yang sedikit mengusik benak saya hingga muncul pertanyaan.

1. Lady Gaga itu porno dan erotis
Hmmm … Mungkin dia porno, mungkin juga dia erotis. Tetapi pertanyaannya adalah …. Bagaimana dengan artis-artis kita? Apakah semuanya sopan? Seingat saya sih, banyak artis yang hanya menonjolkan bagian dada dan paha serta goyangan erotis saja. Kualitas suara nomor sekian yang penting goyanganya, bung!

2. Lady Gaga itu pemuja setan
Kalaupun dia pemuja setan, ya wajar dong dia konser di negeri ini. Kan disini banyak setannya, setan korupsi, setan konspirasi, setan ini, setan itu. Cocok kan? Terus apa yang perlu dipermasalahkan?

3. Lady Gaga itu merusak moral
Emangnya negeri ini masih suci ya? Masih bermoral gitu? Terus … Gimana caranya merusak moral yang sudah rusak?

Well .. Akhir coretan, saya menghargai apapun pendapat orang. Yang setuju silakan, yang tidak juga tidak apa-apa. Cuman alangkah sebaiknya bagi yang setuju maupun tidak untuk memberikan alasan yang logis dan masuk akal atas apa yang menjadi pilihan mereka.

Salam musik Indonesia!

Jakarta oh Jakarta

Macet!
Ya, macet memang salah satu masalah utama di ibukota ini. Bahkan tak jarang, untuk menempuh jarak yang hanya 2 atau 3. KM saja, memakan waktu hingga puluhan menit. Seperti yang terakhir kali saya alami pada hari Rabu malam yang lalu, perlu waktu lebih dari 30 menit untuk berpindah tempat dari perempatan BI ke bundaran HI. Dahsyat kan?

Sebagai sebuah kota yang menyandang predikat ibukota negara dan juga metropolitan, kemacetan lalu lintas memang tidak bisa dihindari. Macet, kepadatan penduduk dan biaya hidup tinggi adalah 3 ciri utama dari kota metropolitan di negara manapun. Tetapi bukan berarti kemacetan lalu lintas tidak bisa di minimalisir. Setuju?

Berdasarkan data Direktur Lalu Lintas (Ditlantas) Polda Metro Jaya yang dilansir oleh Republika.co.id, jumlah total kendaraan di wilayah Jadetabeka (Jakarta Depok Tangerang Bekasi dan Karawang) mencapai 13.347.802 unit yang beroperasi pada 2011.

Jumlah kendaraan tersebut, terdiri atas mobil penumpang sebanyak 2.541.351 unit (19 persen), mobil muatan beban mencapai 581.290 unit (4,4 persen), bus sekitar 363.710 unit (2,7 persen) dan sepeda motor berjumlah 9.861.451 unit (73,9 persen).

Dan diperkirakan, pertumbuhan jumlah kendaraan meningkat sekitar 10-12 persen atau bertambah 1,3 juta unit kendaraan jenis mobil dan sepeda motor di wilayah DKI Jakarta selama 2012.

Bisa dibayangkan, betapa semakin sesaknya arus lalu lintas di Jakarta pada hari-hari mendatang.

Namun, tentu saja kemacetan yang terjadi di Jakarta tidak serta merta hanya disebabkan oleh pertumbuhan jumlah kendaraan bermotor saja. Ada beberapa faktor yang saling terkait sehingga menimbulkan efek sebab akibat.

1. Pertumbuhan ekonomi yang belum merata, membuat arus urbanisasi tak terbendung. Dan itu berakibat pada peningkatan jumlah penduduk Jakarta meningkat tajam dari tahun ke tahun. Pertumbuhan jumlah penduduk tentunya berbanding lurus dengan kebutuhan transportasi/kendaraan.

2. Pertumbuhan kapasitas ruas jalan yang tidak sebanding dengan jumlah pertumbuhan kendaraan bermotor.

3. Peningkatan jumlah kendaraan bermotor yang sangat tajam. Hal ini dipicu oleh tidak adanya pembatasan atau aturan yang cukup ketat.

4. Kurang bagusnya (jika tidak boleh disebut buruk) sistem transportasi yang ada, yang hampir tidak ada jaminan tentang kenyamanan, keselamatan dan keamanan bagi para penumpang menyebabkan mayoritas orang memilih untuk menggunakan kendaraan pribadi.

Belum lagi faktor tidak adanya jaminan jadwal kedatangan dan keberangkatan serta jumlah angkutan umum yang masih sangat minim.

5. Gengsi yang tinggi dari masyarakat yang lebih memilih menggunakan kendaraan pribadi. Poin ini mungkin hanya berkontribusi beberapa persen saja, tapi tetap sebagai salah satu faktor timbulnya kemacetan.

Mungkin masih banyak lagi faktor lainnya yang saling mengikat satu sama lain yang menyebabkan kemacetan di Jakarta, dan itulah yang harus jadi perhatian serius serta perlu penanganan yang sesegera mungkin dari pemerintah.

Jika tidak segera dilakukan tindakan yang nyata, bisa dibayangkan tingkat kemacetan yang akan terjadi pada 1, 2 atau 3 tahun ke depan. Sekarang saja sudah macet parah, apalagi nanti?

Kemacetan bukan hanya bicara semakin lamanya waktu tempuh dari titik A ke titik B, tetapi juga tentang penurunan tingkat produktifitas dari semua lapisan yang ada di Ibukota. Semakin macet, semakin lama kita berada di jalan dan semakin sedikit waktu yang tersisan untuk berkarya. Setuju?

Pemerintah memang pihak yang harus bertindak, tetapi kita juga harus mendukung kebijakan yang akan diambil selama itu memang untuk menuju ke arah perbaikan.

Jakarta oh Jakarta

Membangun Ulang Database Microsoft Outlook untuk Mac 2011

Jika Anda pengguna Microsoft Outlook untuk Mac memiliki salah satu dari masalah berikut, database mungkin rusak. Anda harus membangun kembali database identitas  (Rebuild Database Identity) Anda dengan menggunakan Microsoft Database Utility. Beberapa masalah tersebut diantaranya adalah:

  • Outlook tidak membuka, berhenti merespons, atau berhenti tiba-tiba.
  • Outlook item tidak terbuka, atau item yang terbuka bukan item yang Anda pilih.
  • Baris kosong muncul dalam daftar pesan di Outlook atau Outlook kontak.
  • Daftar kontak Outlook tidak ditampilkan dengan benar.
  • Anda tidak dapat menemukan informasi yang Anda tambahkan ke Outlook, seperti acara kalender atau kontak.
  • Ketika Anda melakukan pencarian di Outlook, hasil pencarian tidak sesuai dengan kriteria yang Anda tetapkan.

Bagaimana untuk membangun kembali database identitas Anda?

Langkah 1: Tutup semua aplikasi
Sebelumnya Anda harus menutup semua aplikasi. Jika Anda tidak dapat berhenti aplikasi atau tidak tahu bagaimana, tahan Command dan tombol Option, kemudian tekan Esc pada keyboard Anda, atau klik lambang Apple di pojok kiri atas. Pilih aplikasi, kemudian pilih Force Quit.

* Catatan: Anda tidak dapat menutup aplikasi Finder.

Langkah 2: Tentukan jumlah ruang yang tersedia pada hard disk
Sebelum Anda melakukan pemeliharaan database, pastikan bahwa Anda memiliki setidaknya tiga kali lebih banyak ruang disk drive tersedia sebagai ukuran saat identitas Outlook Anda. Misalnya, jika identitas adalah 1 gigabyte (GB), harus ada minimal 3 GB ruang bebas yang tersedia pada hard disk (tidak termasuk ruang yang diperlukan untuk memori virtual).

Untuk menentukan ukuran dari identitas Anda, ikuti langkah berikut:

  1. Buka Finder, klik Go, kemudian klik Home. Buka folder Documents.
  2. Buka folder Microsoft User Data
  3. Buka folder Office 2011 Identities=
  4. Klik folder Identity
  5. Pada menu File, klik Get Info, lalu klik Get Information. Perhatikan ukuran database.

Bila Anda membuat identitas Outlook, ruang hard disk dialokasikan untuk data bahwa identitas menerima saat Anda bekerja. Ketika Anda menambahkan dan menghapus pesan, janji, tugas, dan catatan, database dapat mengembangkan ruang terbuang.

Langkah 3: Lakukan Backup Identitas yang ada (Current Identity)

Untuk membuat backup identitas Anda, ikuti langkah berikut:

  1. Pada Finder, klik Go, kemudian klik Home. Buka folder Document.
  2. Buka folder Microsoft User Data.
  3. Control-click atau klik kanan folder Office 2011 Identity, kemudian pilih Duplicate.
  4. Tutup semua aplikasi.

Anda telah membuat backup dari identitas Anda (identities) dan siap untuk lanjut ke langkah berikutnya.

Langkah 4: Membangun Ulang Database

  1. Tutup semua aplikasi.
  2. Tahan tombol Option pada keyboard, dan kemudian jalankan Outlook 2011.
  3. Pada Database Utility Window, pilih database yang ingin Anda perbaiki dan kemudian klik Rebuild.
  4. Ketika operasi selesai, Anda akan menerima pesan “Your database was rebuilt successfully”
  5. Klik Done
Jalankan Microsoft Outlook for Mac 2011 Anda, dan seharusnya masalah sudah teratasi.
Semoga bermanfaat ( end: follow me @darudoank )
.
.
.
.

iOS History – Sejarah Perkembangan iOS, Operating System Besutan Apple

iOS adalah operating system mobile yang di-release oleh Apple yang pada awalnya hanya dikembangkan untuk iPhone. Sebelum bulan Juni 2010, iOS dikenal sebagai OS iPhone. Dan sejak itulah, iOS diperluas untuk mendukung perangkat Apple lainnya seperti iPod Touch, iPad dan Apple TV.

Supaya lebih mengenal tentang Operating System besutan perusahaan Apple tersebut, berikut sekilas perjalanan sejarah perkembangan iOS atau biasa disebut dengan iOS History:

Versi 1
iOS History dimulai ketika Steve Jobs meluncurkan iPhone di tahun 2007, ia mengklaim bahwa perangkatnya menggunakan versi dari OS X. Pada awalnya ponsel tidak terbuka untuk pengembang pihak ketiga (3rd party developer) sampai sembilan bulan setelah peluncuran, ketika Apple merilis iPhone SDK.

iPhone 2G menjalankan apa yang sekarang dikenal sebagai iOS versi 1.0, dengan pra-instal aplikasi (aplikasi bawaan/standar) dari Apple serta iTunes versi 1.1

Versi 2
Pada versi ini terjadi perubahan besar di iOS history yang diperkenalkan pada iOS 2.0, yaitu dukungan untuk aplikasi pihak ketiga, yang juga menandai titik balik untuk iPhone sebagai perangkat pasar massal. Meskipun SDK diumumkan pada bulan September tahun 2007, dan dirilis ke developer pada Maret 2008, namun orang-orang benar-benar dapat merasakan kenikmatan App Store ketika iPhone 3G diluncurkan pada Juli 2008.

App Store adalah penambahan terbesar pada saat itu.

Versi 3
Bersamaan dengan peluncuran iPhone 3GS, iOS 3.0 membawa beberapa fitur yang sangat dibutuhkan, seperti dukungan MMS, kemampuan untuk network tethering, kemampuan copy dan paste, kemampuan untuk menggunakan keyboard dalam modus landscape, IMAP, Memo Suara, aplikasi kompas, shake to shuffle, dan push notification.

Versi 4
Tahun 2010, iOS update tidak hanya memperkenalkan istilah iOS, tapi juga mengatasi kurangnya dukungan multitasking. iOS4 mendukung multitasking terbatas, menangguhkan tindakan yang tidak perlu di background untuk menghemat baterai, tetapi memungkinkan pengguna untuk melakukan hal lainnya.

Peningkatan besar pada iOS 4 adalah kemampuan untuk beralih data selular on dan off, jumlah karakter untuk pesan SMS dan pencarian SMS, penambahan dukungan zoom saat mengambil foto, HDR foto, kemampuan untuk melakukan syncronize, face and place dari iPhoto, mengubah ukuran foto ketika mengirim, berkreasi dengan playlist sementara di jalankan, dan dukungan untuk passcode, semua membuat perbaikan besar operating system pada versi sebelumnya.

Versi 5
iOS versi terbaru ini memiliki iMessage dan fitur baru untuk kamera dalam IOS 5, yaitu selain ada tombol hardware untuk mengambil foto pada iPhone, iPad, atau iPod Touch, dapat juga menggunakan tombol ‘up’ volume untuk mengambil foto (termasuk menggunakan tombol volume pada handsfree). Terdapat pula sistem notifikasi baru, pesan baru, atau pemberitahuan lain, muncul di bagian atas layar device Anda.

Informasi lebih lengkap tentang iOS dapat diakses di http://www.apple.com/iOS

Buzzer

Di era digital marketing seperti saat ini, peran Buzzer cukup penting. Tujuannya tak lain dan tak bukan adalah sebagai “corong” komunikasi sehingga kampanye yang sedang kita lakukan cepat menyebar ke kalayak umum.

Efektifkah mereka? Ya, tentu saja.

Tapi pertanyaan berikutnya adalah seberapa efektif? Jika pertanyaan itu ditujukan ke saya, dengan tegas saya akan menjawab bahwa efektif atau tidaknya peran seorang Buzzer itu tergantung dari obyektifnya.

Disadari atau tidak, seringkali sebagian praktisi digital marketing terjebak hanya pada jumlah follower atau fans dari seorang Buzzer. Ya memang itu sah-sah saja jika angka yang jadi patokannya.

Tapi apakah jumlah follower/fans yang sekian ratus ribu menjadi jaminan bahwa hal itu akan memberikan efek yang optimal? Belum tentu. Jika obyektifnya hanya sekedar awareness, itu bisa dipastikan prosentase keberhasilannya sangat besar. Lalu jika obyektifnya lebih dari itu? Nanti dulu.

Jika obyektifnya adalah “call to action”, pemilihan seorang Buzzer harus sangat selektif.

Jumlah follower memang sebagai salah satu faktor penting, tapi itu bukan yang utama. Yang paling penting untuk dicermati adalah:

- Segmentasi, hal ini perlu jadi perhatian utama karena disinilah kunci sukses atau tidaknya menyentuh target market yang diinginkan. Misalnya saja targetnya adalah usia 15-20, maka rasanya tidak tepat jika memilih buzzer berusia 40 tahun.

- Tingkat kedekatan/keterlibatan dengan follower-nya (engagement), hal ini bisa dilihat menggunakan tools gratisan yang banyak tersedia di internet, misalnya klout.com, socialbro, dan lain-lain yang bisa dicari di google.com. Semakin dekat seseorang dengan follower-nya, semakin besar efek positif yang akan dihasilkan.

Bila kedua poin diatas sudah terpenuhi, barulah bisa memasukkan jumlah follower sebagai bahan pertimbangan dalam memilih dan menentukan seorang buzzer.

Let’s do digital

The Story of Steve Jobs

image courtesy of http://www.bigisthenewsmall.com

Lahir dengan nama Steven Paul Jobs di San Francisco, California, Amerika Serikat, 24 Februari 1955 dari seorang ibu bernama Joanne Simpson yang merupakan terapi ahli bicara. Ayahnya adalah Abdulfattah John Jandali, yang merupakan profesor sains politik. Steve kecil kemudian diadopsi oleh Paul dan Clara Jobs, dan hampir sebagian besar masa kecil hingga remajanya dihabiskan di Cupertino, California.

Pada musim gugur 1974 Steve Jobs mulai bekerja sebagai teknisi di Atari, sebuah perusahaan yang mendesain circuit board. Bersama Steve Wozinak dan Ronald Wayne, Steve Jobs kemudian mendirikan perusahaan bernama Apple dan meluncurkan komputer pertama yang dilabeli dengan Apple 1 yang konon kabarnya komputer pertama tersebut lahir dari garasi rumah orang tuanya.

Ada banyak berita mengenai alasan mengapa Steve Jobs memakai nama Apple. Alasan pertama, kabarnya Apple adalah buah kesukaannya. Kabar lain mengatakan, saat terdesak harus memberi nama perusahaan, Steve Jobs sedang makan buah Apel.

***
Sejak tahun 70-an, Steve Jobs telah berkata bahwa selain kemampuan, kelak desain akan menjadi syarat utama.

Dan hebatnya, SteveJobs telah memiliki ide untuk komputer mini lebih kecil dari buku sejak tahun 1981. Dan pada tahun 1984, komputer machintos pertama dirilis.

Aneh bin ajaib …. 1 tahun setelahnya, Steve Jobs justru dipecat dari Apple, perusahaan yang didirikannya. Tetapi bagi Steve Jobs, dipecat bukan harga mati. Mimpinya yang terlepas harus dia rengkuh kembali. Sebuah semangat yang pantas dan layak untuk ditiru. Pada tahun yang sama dengan pemecatannya, Steve Jobs membangun NeXT, sebuah perusahaan teknologi baru.

Tahun 1986, George Lucas (sutradara Star Wars) menjual Pixar ke Steve Jobs dengan harga 100 juta dolar. Bersama Pixar, Steve Jobs menghadirkan era baru dalam animasi film kartun. Sentuhannya membuat Pixar menjadi fenomena. Meskipun begitu, produk dari NeXT tidak terlalu menggembirakan Steve Jobs. Dan bahkan sempat terjadi pemecatan besar-besaran di Pixar.

Kejadian mengejutkan berikutnya terjadi pada tahun 1996 dimana Apple membeli Next seharga 430 juta dolar. Dan Steve Jobs pun kembali lagi ke Apple.

Karena sepak terjangnya selama diluar Apple sangat mencengangkan, maka pada tahun 1997, Apple langsung mengangkat Steve Jobs menjadi CEO Apple dan mengusung tema “Think Different”

Dan ketika Steve Jobs masuk kembali, Apple seakan-akan kehausan akan era berinovasi. dan Jobs menjadi garda terdepan untuk mimpi itu.

Pada tahun 2000, Direksi Apple memberikan hadiah untuk Steve Jobs sebuah pesawat Jet berjenis Gulfstream V. Dan di tahun yang sama, New York’s Museum of Modern Art memasukan salah satu produk Apple sebagai salah satu kolekso di museum tersebut.

Tahun 2001, lahirlah Apple Store, iPod dan iTunes. Dan proyek ini langsung dibidani sendiri oleh Steve Jobs.

Pada tahun 2003, Steve Jobs terdeteksi menderita kanker pankreas. tetapi dia memilih untuk menutupinya.

Inovasi-inovasi Steve Jobs muncul mengejutkan pasar hingga membuat orang selalu menunggu dan sukar berpaling. Salah satu hal yang selalu ditunggu oleh orang-orang adalah Presentasi Steve Jobs ketika memperkenalkan “Hasil Pemikirannya”.

Tahun 2009 Steve Jobs cuti 6 bulan untuk operasi transplantasi hati, dan menjadikan Tim Cook sebagai CEO sementara.

Tahun 2010, salah satu momentum terbesar Apple. Steve Jobs mengumumkan kelahiran Tablet pertama Apple yang diberi nama “iPad”.

Namun pada pertengahan Tahun 2011, Steve Jobs memutuskan mundur sebagai CEO Apple dan digantikan oleh Tim Cook yang sebelumnya menjabat COO.

Mundurnya Steve Jobs di tengah tahun 2011 menggoncang dunia teknologi. Dan tak lama setelah itu, Steve Jobs, seorang legenda teknologi berpulang. Dunia pun berduka.

***
Steve Jobs adalah tokoh yang kontroversial. perfeksionis tapi tanggap dengan realita yang terjadi.

Steve Jobs dianggap bersebrangan dengan Bill Gates. Tapi tahukah anda? Ternyata sosok Bill Gates lah yang pernah menyelamatkan Apple. Di kala Steve Jobs memang merasa bahwa Microsoft yang dapat menanamkan investasi untuk menyelamatkan. Dia melakukannya!

SteveJobs adalah seorang periset yang handal. konseptor produk brilian, seniman yang kreatif serta marketer yang luar biasa.

SteveJobs mengajarkan bahwa:

  • Untuk menghasilkan sesuatu yang sempurna. anda harus yakin pada seluruh detil prosesnya.
  • Terkadang tidak jelek untuk menjadi seseorang yang memuja kesempurnaan.
  • Penampilan sebuah produk itu penting
  • Konsumen tidak dipaksa belajar dahulu, biarkan produk (Apple) yang menyesuaikan diri. Bagi Steve Jobs , kesulitan cukup hingga dapur apple. Konsumen hanya mendapatkan kemudahan.
  • Yang penting bukan apa yang kita lakukan, tapi apa yang harusnya TIDAK kita lakukan.
  • Dunia terlalu cerdas untuk sebuah kebetulan. tidak ada yang acak. semua memiliki pola

*disadur dari berbagai sumber

Twitter

Tanggal 21 Maret 2006, seorang pemuda bernama Jack Dorsey kelahiran St. Louis, Missouri pada 19 November 1976 mulai berpikir bagaimana agar ia dapat membuat sebuah perangkat lunak atau sebuah website yang dapat digunakan untuk berbagi status atau bercakap-cakap singkat seperti layaknya menulis status di status layanan Instant Messenger AOL yang saat itu sangat popular.

Evan Williams, seorang mantan eksekutif Google, adalah orang yang berjasa dalam mewujudkan ide dan pemikiran Jack dengan menyediakan dana investasi.

Dan ternyata, hasil pemikiran dari seorang Jack Dorsey tersebut “hanya” butuh waktu tak lebih dari 6 tahun untuk mendatangkan pengguna lebih dari 200 juta orang di seluruh dunia.

Itulah sekilas sejarah tentang kelahiran Twitter, sebuah situs microblogging yang berkembang begitu pesat dan paling populer saat ini.

Twitter yang bisa diakses dari perangkat apapun dengan mudah, tanpa batasan OS (operating system) dan aplikasi, membuatnya cepat populer dibanding social media yang lain.

Konsep microblogging, yang membatasi panjang tulisan hanya 140 karakter ternyata justru membuat penggunanya semakin kecanduan. Pengguna bisa sesering mungkin men-tweet tanpa harus direpotkan dengan kewajiban untuk membuat kalimat yang panjang.

Twitter yang pada awalnya hanya digunakan oleh perorangan, dalam 2 atau 3 tahun terakhir mulai dilirik dan digunakan sebagian besar korporat untuk melakukan banyak aktifitas. Mulai dari promosi hingga pelayanan pelanggan.

Bahkan, semua provider telekomunikasi di Indonesia berlomba-lomba menawarkan promo akses social media, termasuk twitter, di dalam setiap campaign-nya.

Dengan jumlah pengguna twitter di Indonesia mencapai lebih dari 5 juta orang, tentunya menjadi “ladang” yang menjanjikan bagi operator untuk menjaring subscriber sebanyak mungkin.

Dengan angka 5 juta pengguna, menjadikan Indonesia sebagai negara ketiga dengan jumlah pengguna twitter terbanyak di Indonesia setelah Amerika dan Brazil.

**follow my world @darudoank

Garuda Muda … Terus Kepakan Sayapmu di Angkasa!

Senin, 21 November 2011. Gelora Bung Karno bergemuruh!!!

Puluhan ribu pasang mata menjadi saksi atas perjuangan tak kenal lelah dari pasukan GARUDA MUDA untuk mengharumkan nama Indonesia. Mereka telah memberikan yang terbaik dari apa yang mereka bisa lakukan, meski akhirnya anak didik Coach Rahmad Darmawan harus mengakui keunggulan Malaysia setelah kalah dalam babak adu penalty.

Ya … Garuda Muda memang gagal mempersembahkan supremasi tertinggi dari cabang sepakbola di arena Sea Games XXVI, tapi mereka telah sukses merebut hati jutaan supporter Merah Putih. Apa yang telah mereka lakukan dan perlihatkan selama ini, sangat layak untuk mendapatkan apresiasi setinggi mungkin.

Coach RD pun langsung menyatakan permintaan maaf-nya kepada seluruh rakyat Indonesia atas kegagalannya membawa timnas U23 merebut medali emas. Meskipun sang Kapten Marinir tidak perlu melakukan itu karena kekalahan yang terjadi bukanlah kesalahan dia, official dan seluruh pemain, tapi setidaknya sang Kapten menunjukkan sikap sebagai seorang lelaki sejati yang bertanggung jawab atas apa yang terjadi.

Mengutip pernyataan coach RD, “Indonesia tidak kalah, hanya saja Malaysia lebih siap”. Hal itu memang benar adanya. Timnas U23 Malaysia sudah dipersiapkan sejak 2 tahun yang lalu, sementara pasukan Garuda Muda hanya disiapkan dalam waktu 4 bulan sebelum Sea Games. Kekisruhan yang sering terjadi di dalam tubuh PSSI, layak dijadikan alasan utama kenapa kepakan sayap Garuda Muda terhenti akibat terkaman Harimau Malaya.

Garuda Muda … terus kepakan sayapmu di angkasa. Kalah atau menang itu adalah resiko dari sebuah perjuangan.
Silver Medal … doesn’t mean nothing, I’m still proud of you because you are all my heroes!

 

Daftar Pemain Pasukan MERAH PUTIH Sea Games timnas U-23 Indonesia

Nama Pelatih : Rahmad Darmawan

  1. Kurnia Meiga
  2. Andritany Ardhiyasa
  3. Gunawan Dwi cahyo
  4. Septia Hadi
  5. Diego Michelis
  6. Yericho Cristiantoko
  7. Hasyim Kipuw
  8. Abdurahman
  9. Egi Mlgiansyah
  10. Mahadirga Lasut
  11. Stevie Bonsapia
  12. Oktovianus Manianni
  13. Ferdinand Sinaga
  14. Titus Bonai
  15. Yongki Aribowo
  16. Patrick Wanggai
  17. Andik Vermansyah
  18. Lucas Mandowen
  19. Ramdhani Lestaluhu
  20. Hendro Siswanto

Dan Wanita Itu … (6)

Aku hanya tersenyum mendengar protesnya. Mungkin dia menganggap kalau celotehku tadi hanya berupa gurauan. Tapi sebenarnya aku sendiri sedikit terkejut, karea apa yang baru saja aku ucapkan, keluar begitu saja dari mulutku.

Atau mungkin … perasaan yang selama ini kurasakan adalah rasa sayang pada wanita itu. Rasa yang terlahir dari perkawinan silang antara hati, jiwa dan perasaan.

Kalau memang seperti itu adanya, lalu kenapa bisa secepat ini timbul rasa sayang di hatiku? Walah, itu yang aku sendiri tidak tahu. Atau mungkin juga, perasaan itu timbul karena dialah wanita pertama yang mampu membuatku terpesona pada pandangan pertama. Selain itu, dia juga sosok orang yang enak diajak ngomong, tanpa basa-basi, pintar dan didukung dengan paras dia yang lumayan cantik. Entahlah ….

”Sayang kok nyela mulu”, lanjutnya ”Lho … justru karena sayang itulah aku mencela. Biar seseorang itu tau kejelekkannya dan merubahnya. Kalo aku gak sayang … ngapain aku urusin”, aku mencoba berargumentasi.

”Seperti misalnya, kalau aku bilang kamu jelek itu berarti biar besok kamu mau tampil agak cantikkan dikit”, lanjutku ”Biarin jelek … tapi situ suka kan?”, ledeknya sambil tertawa. Akupun hanya tersenyum dibuatnya. Namun sebenarnya dibalik senyuman itu aku harus mengakui kalau aku memang suka dia.

__________________________________________________

Perjalanan kami malam itu dihiasi dengan saling ejek. Tidak ada satupun obrolan yang tidak diakhiri dengan ejekan.

Justru suasana seperti itu yang memang aku harapkan. Tidak ada rasa segan, tidak ada basa-basi dan saling jaga jarak meskipun aku baru mengenalnya. Setidaknya, suasana malam itu layaknya aku sedang jalan dengan seorang sahabat lama. Seorang sahabat yang bisa mengerti, bisa berbagi dan bisa saling mengisi.

***

Setelah makan di sebuah warung steak lokal di daerah Bekasi, aku bermaksud mengantarkannya pulang. Selain waktu sudah menjelang jam 10 malam, aku juga bukan tipe lelaki yang tidak bertanggung jawab. Aku yang mengajak dia, berarti aku pula yang harus mengantarnya.

”Mas, aku turun di depan aja ya”, ucapnya setelah mobilku melewati gerbang sebuah perumahan. ”Emang dekat dari situ?”, tanyaku ”Enggak. Nanti aku ngojek saja”, jawabnya

”HAH ???? Nggak bisa. Sudah bukan jamannya lagi seorang laki-laki menurunkan wanita di tengah jalan”, tolakku. ”Kan bukan mas Daru yang menurunkanku di tengah jalan, tapi aku yang minta sendiri”, kilahnya

”Gak bisa. Emang kenapa kalau aku anterin sampai ke rumah? Malu?”, tanyaku mengejar alasannya. ”Iya .. aku kan malu-maluin. Eh enggak ding. Sudahlah mas, aku ngojek saja”, dia ngotot.

Aku hanya memandanginya dengan penuh tanda tanya tentang alasan dia mengapa tidak mau aku antar sampai depan pintu rumahnya.

”Kenapa sih?”, tanyaku pelan ”Nggak papa”, jawabnya ”Tapi aku nggak mau menurunkanmu di jalan. Karena aku sayang kamu!”

Glek! Kerongkonganku terasa kering. Kenapa kalimat itu meluncur lagi dari mulutku? Apakah sebenarnya aku memang benar-benar sayang pada wanita yang sedang duduk di sampingku?

”Sudahlah mas. Let it be my secret. Ok?”, jawabnya sok bule.

Aku hanya terdiam. Sementara gerimis mulai turun seolah ingin menjadi saksi tentang awal kisah suatu cerita yang akan kami perankan.

”Gerimis lho”, ujarku singkat ”Nggak papa. Deket kok”, jawabnya ngotot ”Ya sudah. Kali ini aku penuhi permintaanmu. Lain kali aku harus anterin kamu sampai depan rumah. Atau kita nggak jalan sama sekali”, kataku sedikit emosi. Dia hanya terdiam.

”Mas, terima kasih ya. Hati-hati di jalan. Assalamualaikum”, ujarnya ”Sama-sama. Waalaikumsalam”, jawabku.

Aku hanya memperhatikan dari dalam mobil sementara dia memanggil seorang tukang ojek yang sedang

mangkal tak jauh dari tempatku berhenti.

Dan gerimis pun mulai berubah menjadi hujan, ketika bayangan tukang ojek dan wanita itu mulai menjauh dan akhirnya sudah tidak lagi tampak dalam kegelapan malam.

Aku segera menjalankan mobilku. Sepanjang perjalanan pulang ke Jakarta, aku terus memikirkan wanita itu, termasuk juga alasan tidak masuk akal yang telah disampaikannya kepadaku.

Kenapa aku terlalu memikirkannya? Apakah aku memang sayang pada wanita itu atau sebenarnya aku telah jatuh cinta?

Mungkin pertanyaan terakhir itulah yang sebenarnya telah membuatku gelisah dan selalu terngiang jawaban terakhir dia ”Let it be my secret”.

”Damn, what is your secret?”, aku semakin bertanya- tanya dalam hati. Apa sebenarnya yang sedang terjadi sehingga harus ditutup-tutupi?

***

Mungkin perasaan sayangku selama ini, telah membuat gerah perasaan yang lain. Satu perasaan yang sebelumnya hanya terdiam tanpa mau ikut campur, menyeruak ke permukaan dan memperlihatkan keangkuhannya.

Cinta … ya, ternyata aku telah jatuh cinta. Itulah perasaan yang tidak pernah rela dan tidak bisa hanya berpangku tangan ketika rasa sayang dikedepankan.

Aku sebenarnya adalah tipe orang yang susah untuk jatuh cinta, namun ketika cinta itu datang maka tak ada pilihan lain selain menerimanya, meskipun akhirnya akan sulit bagiku untuk melupakannya.

Tapi aku juga bukanlah tipe lelaki penganut cinta buta. Cinta yang hanya mempedulikan perasaan suka tanpa peduli tentang siapa sebenarnya yang dicinta.

”Aku tidak akan berpikir 2 kali untuk mencintai seseorang, tapi aku akan berpikir 1000 kali untuk mengatakannya”

Aku harus tahu secara pasti, siapa orang yang kucinta. Dan bukan berarti aku bermaksud memata-matai kehidupan seseorang jika aku mencari tahu siapa dia sebenarnya. Aku hanya ingin kejelasan … itu saja.

Sebenarnya aku berniat untuk bertanya langsung dan meminta wanita itu menceritakan segala hal tentang dirinya. Tapi jawaban tempo hari membuatku mengurungkan niat itu.

Jawaban ”Let it be my secret” yang pernah kuterima, jelas-jelas menyatakan bahwa ada sesuatu yang dia tidak ingin aku mengetahuinya. Dan satu-satunya cara untuk mengungkap ”rahasia” itu adalah melalui orang-orang terdekat disekelilingnya.

Lalu siapa orangnya yang bisa membantuku? Sementara tak satupun dari saudara atau kerabatnya yang aku kenal. Dan juga, belum genap satu bulan aku mengenal wanita itu.

***

Mungkin tak salah jika ada pepatah mengatakan ”Dimana ada kemauan, disitu pasti ada jalan”. Karena tiba-tiba aku teringat akan seorang teman satu sekolah dulu, yang kebetulan tinggal di kota yang sama dengan asal wanita itu.

”Tong, loe tau nomor telponnya Hari?”, tanyaku pada teman kost-ku. ”Hari yang di Bandung?”, dia balik bertanya ”Iya”, jawabku

”Emang ada apaan?”, dia bertanya lagi ”Ada urusan mendadak nih” ”Bentar”, katanya seraya mencari-cari di phone book- nya. ”08 …….”, dia menyebutkan sederet nomor,”Tapi itu kalau belum ganti ya”. ”Ok. Thanks … gue mau nelpon dia dulu”, kataku sambil ngeloyor pergi agak menjauh.

”Har, dimana loe?”, tanyaku ketika temanku mengangkat telponnya. ”Siapa nih?”, jawab orang di seberang ”Daru”, jawabku

”Weiii … ada apaan. Tumben telpon”, katanya

”Gini, gue gak bisa ngomong lama-lama nih, Har. Soalnya gue males kalau nelpon cowok lama-lama”, gurauku. ”Gila loe. Ada apaan emang?”

”Gini Har, gue minta tolong loe. Tolong loe cari tau informasi tentang seorang cewek”, lanjutku ”Hah … gimana caranya?”, tanyanya bingung. ”Gampang. Bokapnya punya toko disamping terminal. Loe besok kesana, pura-pura sebagai teman lama dan tanyakan tentang dia. Namanya Indri”, jelasku.

”Tanya apaan?” ”Waduh … ya apa aja, dodol! Tanya dia sekarang kerja dimana, dan apa aja deh. Pokoknya kondisikan loe sok kenal aja. Kalau perlu tanya dia sudah nikah apa belum?”

Glekk … kalimat terakhir itu spontan keluar dari mulutku tanpa aku rencanakan sebelumnya. Mungkin firasatku yang mendadak mengontrol mulutku untuk memitanya menanyakan hal itu.

”Emang kenapa? Gebetan loe?”, tanya dia lagi ”Udahlah … yang jelas besok malam gue telpon lagi dan loe udah harus dapet infonya. Ok?” ”Emang ada apa sih? Ngebet banget kayaknya?” ”Ini bukan masalah ngebet atau nggak. Tapi gue sekarang mencari calon istri, bukan pacar. Jadi gue gak mau tanggung-tanggung”, jelasku ”Kenapa loe nggak tanya langsung aja sama dia?” ”Gak bisa. Karena ada sesuatu yang gue rasa agak aneh. Sudahlah, gue gak bisa menceritakan lebih banyak lagi. Yang jelas, cari informasi sebanyak-banyaknya”, pintaku.

 

bersambung …